• Jl. Kol.H. Barlian No. 83, Palembang Sumsel 30153
  • WhatsApp: 085609236614
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Buletin
    • Prosiding
      • Prosiding Seminar Nasional 2015
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
28 dilihat       27 Mei 2026

Kementan Perkuat Teknologi Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Kementerian Pertanian melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) terus memperkuat penerapan teknologi pertanian adaptif guna menghadapi musim kemarau 2026 dan menjaga produktivitas pangan nasional. Langkah ini dilakukan melalui pemanfaatan varietas unggul tahan kekeringan, teknologi hemat air, serta pola budidaya spesifik lahan kering di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan antisipasi dampak kemarau harus dilakukan sejak dini melalui percepatan tanam, penguatan pengelolaan air, dan penggunaan varietas genjah tahan kekeringan seperti Inpago, Inpari, Situbagendit, hingga Cakrabuana agar produksi tetap terjaga meski pasokan air terbatas.

Sejak awal 2026, BRMP Provinsi telah melakukan pendampingan teknologi adaptif di berbagai daerah. Di Kepulauan Riau misalnya, BRMP mendiseminasikan varietas tahan kering Cakrabuana Agritan dan Inpari 38 Tadah Hujan Agritan, sementara di Bali dikembangkan jagung varietas Jakarin yang adaptif pada lahan dengan ketersediaan air terbatas.

Selain varietas unggul, Kementan juga mendorong penerapan teknologi hemat air seperti Alternate Wetting and Drying (AWD) serta budidaya Larikan Gogo Super (Largo Super) untuk meningkatkan efisiensi air dan produktivitas lahan kering secara berkelanjutan. Kepala BRMP Fadjry Djufry menyebut penguatan inovasi spesifik lokasi menjadi langkah penting agar sektor pertanian Indonesia semakin tangguh menghadapi dinamika iklim.

Prev Next

- BRMP SUMSEL


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Tutup Tanam dan Monitoring Progres Cetak Sawah di Kabupaten Ogan Ilir
    31 Mei 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    BRMP Perkuat Pengawalan Program Pertanian di 38 Provinsi
    29 Mei 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
    27 Mei 2026 - By BRMP SUMSEL
  • Thumb
    Sinergi BRMP Sumsel Dalam Mengawal Akurasi Data Pangan
    25 Mei 2026 - By BRMP SUMSEL

tags

BRMPSumsel KitaMulaiCaraBaru TeknologiAdaptif

Kontak

WhatsApp: 085609236614
-
[email protected]

Jl. Kolonel H. Barlian No. 83 Km. 6 Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang Sumatera Selatan 30153

Website: sumsel.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Selatan. All Right Reserved